DANREM 091/ASN CEK KESIAPAN SATGAS YONIF 611/AWL

Print

Samarinda (04/03).  Dalam rangka persiapan tugas operasi di daerah rawan Maluku dan Maluku Utara,Yonif 611/Awl akan menggantikan Yonif 200 Raider/Sriwijaya. Danrem 091/ASN Brigjen TNI Gadang Pambudi  yang didampingi Kaasrem dan sejumlah Kasi Korem 091/ASN melakukan pengecekan kesiapan pada gelar pasukan Yonif 611/Awl, Senin (04/03) di lapangan Ma Yonif 611/Awl Jln. Soerkarno-Hatta Km 2,5 Loa Janan Kab. Kutai Kartanegara.

 

Kedatangan Danrem 091/ASN dan rombongan yang terdiri dari Kasrem 091/ASN Kolonel Inf Aminullah, Dandim 0901/Smd Letkol Inf Junaidi M, para Kasi Korem 091/ASN dan Kabalak aju Wilayah Samarinda, disambut oleh Danyonif 611/Awl Mayor Inf Krido Pramono dan Para Pasi serta para Danki Yonif 611/Awl.

 

Usai menerima paparan dari Danyonif 611/Awl Mayor Inf Krido Pramono tentang kesiapan Yonif 611/Awl yang berjumlah 488 personel yang akan berangkat tugas operasi di daerah rawan Maluku dan Maluku Utara, Danrem dan para Kasi Korem 091/ASN juga melaksanakan pengecekan di lapangan yang meliputi kesiapan prajurit maupun alat peralatan atau Alutsista yang akan dibawa tugas.Ada beberapa hal yang menarik dalam pelaksanaan gelar pasukan tersebut,diantaranya adalah, Danrem 091/ASN tidak membacakan amanatnya seperti pada upacara parade melainkan prajurit dikumpulkan disatu sudut lapangan, kemudian duduk santai untuk mendengarkan pengarahan Danrem sehingga para prajurit tidak merasa tegang menyimak apa yang disampaikan Danrem.

 

Dalam arahan Danrem 091/ASN Brigjen TNI Gadang Pambudi  mengatakan, pemeriksaan kesiapan Satgas Yonif 611/Awlini bertujuan untuk mengecek secara fisik tentang kesiapan personel, materiilyang akan digelar, untuk mengetahui secara langsung tentang kendala danhambatan yang dihadapi oleh Yonif 611/Awl yang akan melaksanakan tugasnya, serta menyakinkan pimpinan bahwa seluruh personel dalam kondisi sehat dan mental yang baik, siap melaksanakan tugas.


Danrem 091/ASN mengharapkan penugasan yang akan dilaksanakan ini mendapat keberhasilan. Untuk itu ada beberapa hal sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas yaitu antara lain: “pertama laksanakan tugas mulia sebagai Satgas Pam Rah Rawan di wilayah Maluku, kedua dengan sungguh-sungguh dan profesional serta pedomani prosedur dan aturan yang berlaku, ketiga jika prajurit punya persoalan apapun bentuknya, sadari bahwa kalian punya pimpinan yang selalu siap untuk membantu, sampaikan hal itu secara prosedural dan berjenjang kepada pimpinan, jangan berpikiran sempit dan mengambil tindakan sendiri yang berakibat fatal bagi diri sendiri dan satuan, keempatseluruh prajurit agar tiddak mudah terprovokasi dan terpancing isu-isu, yang dapat merusak soliditas satuan dan disiplin prajurit, serta mengganggu proses pembangunan daerah, kelima lakukan tindakan pengamanan, pelihara dan jaga kesiap siagaan satuan selama berada diluar home base. Bertindaklah profesional dan proporsional serta maksimalkan komunikasi dan koordinasi dengan aparat kepolisian dan pemda setempat, guna membangun kerja sama untuk kesejahteraan rakyat dan kelima hindari terjadinya konflik, baik antar prajurit, antar satuan, prajurit dengan masyarakat maupun dengan aparat kepolisian dan jaga kemampuan fisik dengan menjauhkan diri dari sifat malas dengan berolah raga tegasnya.  (Penrem 091/ASN)

 

Translate

Saat ini

December

23

Tuesday

Pencarian

Visitors

TodayToday199
YesterdayYesterday217
This_WeekThis_Week276
This MonthThis Month4558
TotalTotal146671
Your IP 54.81.94.71
US

Online

We have 5 guests and no members online

Operator